
Memulai bisnis online membutuhkan persiapan yang matang. Pelaku UMKM tidak cukup hanya membuat website dan mengunggah produk. Mereka juga perlu menyiapkan informasi bisnis, harga, pembayaran, dan layanan pelanggan. Persiapan membuat toko online membantu pelaku usaha menjalankan bisnis dengan lebih terarah. Selain itu, pelanggan dapat menemukan informasi yang jelas sebelum melakukan pembelian. Lalu, apa saja yang perlu disiapkan sebelum membuka toko online? Berikut tujuh hal penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM.
1. Tentukan Nama dan Identitas Bisnis
Langkah pertama, tentukan identitas bisnis. Nama usaha membantu pelanggan mengenali dan mengingat toko. Pilih nama yang mudah dibaca dan sesuai dengan karakter produk. Selanjutnya, siapkan identitas visual yang konsisten. Berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan:
- Nama toko atau merek.
- Logo bisnis.
- Warna identitas merek.
- Deskripsi singkat usaha.
- Informasi kontak bisnis.
Dengan identitas yang jelas, pelanggan dapat mengenali karakter bisnismu dengan lebih mudah.
2. Pastikan Produk Siap Dijual
Sebelum membuka toko online, periksa kesiapan produk. Pastikan setiap produk memiliki informasi yang jelas dan jumlah stok yang sesuai. Jika bisnismu menawarkan banyak produk, kelompokkan berdasarkan jenisnya. Sebagai contoh, toko fashion dapat membagi produk menjadi kategori atasan, bawahan, aksesori, dan pakaian muslim. Pengelompokan ini membantu pemilik toko mengelola produk. Selain itu, pelanggan juga lebih mudah menemukan barang yang mereka cari.
3. Siapkan Foto Produk Berkualitas
Foto produk membantu pelanggan mengenali barang sebelum membeli. Oleh karena itu, gunakan gambar yang jelas dan menarik. Perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan pencahayaan yang cukup.
- Tampilkan produk dengan jelas.
- Pilih latar belakang yang sesuai.
- Gunakan ukuran gambar yang konsisten.
- Pastikan foto sesuai dengan kondisi produk.
Selain itu, tampilkan beberapa sudut produk jika diperlukan. Cara ini membantu pelanggan memahami bentuk dan detail barang.
4. Susun Harga dan Deskripsi Produk
Informasi harga dan deskripsi membantu pelanggan memahami produk. Karena itu, cantumkan harga secara jelas agar pelanggan dapat mempertimbangkan pembelian. Jika produk memiliki beberapa variasi, jelaskan setiap pilihan. Kemudian, buat deskripsi yang singkat dan informatif. Untuk produk pakaian, misalnya, cantumkan:
- Jenis bahan.
- Ukuran yang tersedia.
- Pilihan warna.
- Karakteristik produk.
- Petunjuk perawatan jika diperlukan.
Dengan informasi tersebut, pelanggan dapat mengenal produk tanpa harus bertanya berulang kali.
5. Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman
Selanjutnya, siapkan proses transaksi sebelum toko mulai beroperasi. Pertama, tentukan metode pembayaran yang akan digunakan. Pastikan pelanggan memahami cara menyelesaikan pembayaran. Kemudian, pilih layanan pengiriman sesuai kebutuhan bisnis. Jelaskan biaya pengiriman, wilayah layanan, dan estimasi waktu jika informasinya tersedia. Dengan demikian, pelanggan dapat memahami proses pembelian sejak awal.
6. Siapkan Layanan Pelanggan
Toko online tetap membutuhkan komunikasi yang baik. Sebab, pelanggan mungkin ingin bertanya tentang stok, harga, pembayaran, atau pengiriman. Oleh karena itu, siapkan kanal komunikasi yang mudah diakses. Selain menyediakan kontak, buat panduan sederhana untuk menjawab pertanyaan pelanggan. Gunakan bahasa yang sopan, jelas, dan mudah dipahami. Dengan respons yang baik, bisnis dapat membangun hubungan positif dengan pelanggan.
7. Rencanakan Pengelolaan Toko
Membuka toko online bukan berarti pekerjaan selesai. Pelaku usaha perlu memperbarui informasi secara berkala. Misalnya, periksa kembali harga, stok, foto, dan deskripsi produk. Jika ada perubahan, segera perbarui informasi tersebut. Selanjutnya, evaluasi kegiatan penjualan. Perhatikan produk yang paling diminati pelanggan dan pertanyaan yang sering muncul. Dengan pengelolaan yang teratur, bisnis dapat menyesuaikan toko dengan kebutuhan pelanggan.
Kulaku.biz.id Membantu UMKM Membuat Toko Online
Setelah menyiapkan kebutuhan bisnis, langkah berikutnya adalah memilih platform untuk membangun toko online. Namun, sebagian pelaku UMKM belum memiliki pengalaman membuat website. Bahkan, mereka mungkin menganggap proses pemrograman terlalu rumit. Untuk membantu kebutuhan tersebut, PT Dieng Cyber Indonesia mengembangkan Kulaku.biz.id.
Kulaku.biz.id merupakan platform pembuatan toko online instan. Platform ini membantu pelaku usaha membuat website tanpa harus memahami coding atau pemrograman yang rumit. Selain itu, Kulaku.biz.id menyediakan beberapa fitur pendukung, antara lain:
- Manajemen produk.
- Pengaturan metode pembayaran.
- Analitik penjualan.
Melalui fitur tersebut, pelaku usaha dapat membangun kanal penjualan digital. Mereka juga dapat mengelola kebutuhan toko melalui satu platform.
Checklist Sebelum Membuka Toko Online
Agar tidak ada persiapan yang terlewat, periksa kembali kebutuhan bisnismu melalui daftar berikut.
- Nama dan identitas bisnis sudah siap.
- Produk dan stok sudah diperiksa.
- Foto produk sudah tersedia.
- Harga dan deskripsi produk sudah lengkap.
- Metode pembayaran sudah ditentukan.
- Informasi pengiriman sudah tersedia.
- Kontak layanan pelanggan sudah siap.
- Informasi toko sudah diperiksa kembali.
Dengan checklist ini, pelaku usaha dapat memastikan kebutuhan dasar toko sebelum meluncurkannya.
Kesimpulan
Persiapan membuat toko online membutuhkan perencanaan yang baik. Pelaku UMKM perlu memperhatikan identitas bisnis, produk, foto, harga, pembayaran, dan layanan pelanggan. Setiap persiapan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan penjualan. Oleh karena itu, pastikan kebutuhan dasar toko sudah siap sebelum meluncurkannya. Jika ingin membuat toko online tanpa proses pemrograman yang rumit, pelaku UMKM dapat mengenal Kulaku.biz.id.
Kunjungi Kulaku.biz.id untuk mengenal platform pembuatan toko online instan dari PT Dieng Cyber Indonesia.
