historia.com
 

Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted.

Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan.

Kecepatan akses yang tinggi dalam suatu jaringan pastinya menjadi hal yang paling dicari terutama untuk keperluan browsing di internet. Hal inilah yang melatarbelakangi kemunculan kabel Fiber Optik dan dalam sekejap langsung mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat

Apa Itu Kabel Fiber Optik?

Kabel fiber optik merupakan sebuah kabel yang biasa digunakan di dunia jaringan komputer, yang memiliki manfaat untuk menghubungkan komponen sistem komputer ke jaringan. Saat ini kabel fiber sangat berguna sekali terutama bagi kalangan bisnis jaringan. Terutama pada jaringan Indihome, Biznet, dan perusahaan jaringan-jaringan lain.

Karena seumpama tidak ada kebel jenis fiber mungkin jaringan pun akan sulit didapat, karena jenis kebel tersebut mempu mengatarkan data jaringan dengan cepat dari jaringan internet ke komputer.

Pengertian Fiber Optik

Fiber Optik adalah suatu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus, dan digunakan sebagai media transmisi karena dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan tinggi. Ukuran fiber optik ini sangat kecil dan halus (diameternya hanya 120 mikrometer), bahkan lebih kecil dari helaian rambut manusia.

Komponen jaringan tersebut mempunyai kecepatan transmisi yang sangat tinggi dengan menggunakan pembiasan cahaya. Sumber cahaya yang digunakan dalam proses transmisi disebut dengan laser (LED). Fiber optik merupakan salah satu komponen yang populer dalam dunia telekomunikasi.

Pasalnya, kabel jaringan tersebut memiliki kecepatan transmisi akses yang sangat tinggi. Sehingga dengan demikian banyak yang menggunkan sebagai kebel utama saluran komunikasi.

Jenis-jenis Kabel Fiber Optik

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik                                                                             historia.com

Berikut adalah jenis-jenis kabel fiber optik yang dibedakan menjadi dua jenis yang didasarkan pada mode transmisinya. Adapun jenis fiber optik di antaranya:

1. Fiber Optik Single Mode

Kabel fiber optik single mode yaitu kabel jaringan yang memiliki transmisi tunggal, sehingga hanya bisa menyebarkan cahayanya hanya melalui satu inti dalam suatu waktu. Jenis fiber optik ini memiliki inti berukuran kecil dengan diameter sekitar 9 mikrometer yang digunakan untuk mentransmisikan gelombang cahaya dari sinar inframerah dengan panjang gelombang 1300-1550 nanometer.

2. Fiber Optik Multimode

Kabel fiber optik multimode merupakan kabel yang dapat mentransmisikan banyak cahayan dalam waktu bersamaan karena memiliki ukuran inti besar yang memiliki diameter sekitar 625 mikrometer. Kabel jenis optic multimode biasanya sering digunakan untuk keperluan komersial. Yang pada dasarnya banyak diakses masyarakat. Karena kebel fiber optik tersebut mampu mengirimkan sinar inframerah yang memiliki panjang 850 – 1300 nanometer.

Tipe Kabel Fiber Optik

Berikut adalah beberapa tipe kabel fiber optik yang umum digunakanya di antaranya:

  1. Tight Buffer (Indoor/Outdoor)
  2. Breakout Cable (Indoor/Outdoor)
  3. Aerial Cable/Self-Supporting
  4. Hybrid & Composite Cable
  5. Armored Cable
  6. Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
  7. Simplex cable
  8. Zipcord cable
NoVariabelSingle-ModeMulti-Mode
1Besar diameter core5-10 mikrometer50, 62.5 dan 100 mikrometer
2Jenis cahayaLaser infraredLED
3Jenis pancaran cahayaSatuBeberapa
4Jenis pancaran cahaya1319 dan 1510 Nanometer850 dan 1300 Nanometer
5BandwidthUp to 10 GbpsUp to 1Gbps
6BiayaCenderung lebih mahalCenderung lebih murah

Fungsi Kabel Fiber Optik / Serat Optik

Mengacu pada pengertian fiber optik di atas, fungsi serat optik pada dasarnya sama seperti kabel lainnya, yaitu untuk menghubungkan antar komputer dalam suatu jaringan komputer. Perbedaan antara kebel fiber optik dengan jenis kabel lainnya adalah kemampuan yang dimiliki dalam memberikan kecepatan atau transmisi yang tinggi dalam hal mengakses dan mentransfer data.

Selain itu, serat optik tidak menjadikan gangguan pada elektromagnetik seperti halnya kabel lainnya karena pada kabel serat optik tersebut tidak terdapat arus listrik. Selain dari kelebihan fiber optik tersebut, proses untuk instalasinya pun harus dilakukan dengan orang-orang yang sudah berpengalaman.

Sehingga unutk biaya instalasinya pun mungkin menjadi lebih mahal. Umumnya perusahaan operator telekomunikasi banyak yang memilih dan menggunakan kabel fiber optik karena berbagai kelebihan-kelebihan tersebut.

Komponen Fiber Optik

Fiber optik terdiri dari beberapa bagian dan memiliki fungsi masing-masing yang berbeda. Berikut beberapa bagian kabel fiber optic di antaranya adalah:

1. Bagian Inti (Core)

Bagian inti fiber optik terbuat dari bahan kaca dan memiliki diameter yang kecil, diamaternya tersebut sekitar 2 μm – 50 μm). Untuk diameter serat optik yang lebih besar biasanya akan mampu membuat performa yang baik dan stabil.

2. Bagian Cladding

Bagian cladding adalah bagian pelindung yang menyelimuti serat optic tersebut. Dan ukuran cladding tersebut berdiameter 5 μm – 250 μm. Cladding terbuat dari bahan silikon, dan memiliki komposisi bahan yang berbeda dengan bagian core. Selain melindungi core, cladding sendiri memiliki fungsi sebagai pemandu gelombang cahaya yang mampu merefleksikan dari semua cahaya tembus kembali kepada core.

3. Bagian Coating / Buffer

Bagian coating merupakan mantel dari serat optik yang berbeda dengan cladding dan core. Lapisan coating yang terbuat dari bahan plastik yang memiliki sifat yang elastis. Coating berfungsi sebagai lapisan pelindung dari semua gangguan fisik yang mungkin terjadi, misalnya lengkungan pada kabel, kelembaban udara dalam kabel.

4. Bagian Strength Member & Outer Jacket

Strength member dan Outer Jacket adalah lapisan bagian yang sangat penting, karena bagian ini menjadi pelindung utama dari semua kabel fiber optik. Strength member dan outer jacket adalah bagian luar kabel fiber optik yang mampu melindungi inti kabel dari berbagai gangguan, baik maupun yang lainya.

Editor by : Flqyrd

Kategori: Jaringan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Tanya & Beli Program?