Pernah menerima pesan pelanggan yang bertanya tentang harga, warna, atau ukuran produk? Pertanyaan seperti ini memang sering muncul dalam kegiatan jual beli online. Namun, jika informasi produk tersebar di banyak unggahan dan chat, pelanggan bisa kesulitan menemukan jawaban. Pelaku usaha pun perlu mengulang informasi yang sama berkali-kali.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menyediakan katalog produk online untuk UMKM. Melalui katalog yang lebih terstruktur, pelanggan dapat mengenal produk dengan lebih mudah. Lalu, bagaimana cara UMKM mulai membangun katalog produk online? Simak pembahasannya berikut ini.

Mengapa Informasi Produk Perlu Disusun dengan Rapi?

Informasi produk menjadi bagian penting dalam pengalaman belanja pelanggan. Sebelum membeli, pelanggan biasanya ingin mengetahui beberapa hal, seperti harga, variasi, dan detail produk. Jika informasi tersebut mudah ditemukan, pelanggan dapat mempertimbangkan produk dengan lebih nyaman. Sebaliknya, informasi yang tersebar dapat membuat proses pencarian terasa lebih panjang. Pelanggan mungkin perlu membuka beberapa unggahan atau mengirim pesan terlebih dahulu. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu menyusun informasi produk secara lebih teratur.

Apa Itu Katalog Produk Online untuk UMKM?

Katalog produk online merupakan kumpulan informasi produk yang dapat diakses melalui internet. Pelaku usaha dapat menampilkan produk beserta informasi pendukungnya dalam satu tempat. Dengan begitu, pelanggan memiliki sumber informasi yang lebih mudah diakses. Katalog produk online untuk UMKM juga dapat menjadi bagian dari website toko online. Selain membantu pelanggan mengenal produk, katalog dapat mendukung kegiatan pemasaran digital. Misalnya, pemilik bisnis fashion dapat menampilkan koleksi pakaian. Sementara itu, pelaku usaha makanan dapat menyajikan daftar menu dan informasi produk yang tersedia.

Tanda UMKM Perlu Merapikan Katalog Produknya

Tidak semua bisnis langsung membutuhkan website. Namun, beberapa kondisi berikut dapat menjadi tanda bahwa bisnis perlu mulai merapikan informasi produknya.

1. Pelanggan Sering Menanyakan Informasi yang Sama

Jika pelanggan terus menanyakan harga atau detail produk, informasi tersebut mungkin belum mudah ditemukan. Karena itu, pelaku usaha dapat menyusun informasi produk dalam katalog yang lebih terstruktur.

2. Produk Sudah Semakin Banyak

Ketika jumlah produk bertambah, mengelola informasi melalui unggahan media sosial saja bisa terasa kurang praktis. Katalog online dapat membantu bisnis menyajikan produk dalam satu tempat.

3. Informasi Produk Tersebar di Berbagai Platform

Sebagian UMKM menggunakan beberapa kanal digital sekaligus. Misalnya, Instagram untuk promosi dan WhatsApp untuk komunikasi dengan pelanggan. Namun, informasi produk yang tersebar dapat menyulitkan pelanggan saat mencari detail tertentu. Dengan katalog online, pelaku usaha dapat menyediakan satu tempat untuk mengenalkan produk.

4. Bisnis Ingin Menjangkau Pelanggan Lebih Luas

Katalog online dapat menjadi bagian dari upaya bisnis membangun kehadiran digital. Pelaku usaha dapat membagikan tautan katalog melalui media sosial atau kanal komunikasi lainnya. Selanjutnya, pelanggan bisa membuka informasi produk melalui tautan tersebut.

Cara Menyusun Katalog Produk Online yang Lebih Efektif

Katalog yang baik tidak harus memiliki desain yang rumit. Sebaliknya, informasi yang jelas dan mudah dipahami menjadi hal penting. Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan.

1. Gunakan Foto Produk yang Jelas

Foto membantu pelanggan mengenali produk. Oleh sebab itu, gunakan gambar yang menampilkan produk dengan jelas. Jika memungkinkan, tampilkan beberapa sudut produk agar pelanggan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.

2. Tulis Nama dan Deskripsi Produk

Gunakan nama produk yang mudah dipahami. Kemudian, tambahkan deskripsi singkat yang menjelaskan karakteristik produk. Misalnya, untuk produk pakaian, pelaku usaha dapat mencantumkan bahan, ukuran, dan pilihan warna jika informasi tersebut tersedia.

3. Cantumkan Informasi Harga

Harga menjadi salah satu informasi yang sering dicari pelanggan. Jika bisnis menyediakan beberapa variasi produk, susun informasi harga dengan jelas. Dengan demikian, pelanggan dapat memahami pilihan yang tersedia.

4. Kelompokkan Produk Berdasarkan Jenisnya

Pengelompokan produk membantu pelanggan menemukan barang yang mereka cari. Sebagai contoh, toko fashion dapat membagi produk menjadi kategori atasan, bawahan, aksesori, dan koleksi terbaru. Cara ini juga membantu pelaku usaha menyusun informasi produk secara lebih teratur.

Kulaku.biz.id untuk Membantu UMKM Membangun Toko Online

Menyusun katalog produk online dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk mengembangkan kanal penjualan digital. Namun, sebagian pelaku usaha mungkin belum memiliki pengalaman membuat website sendiri. Untuk itu, UMKM dapat mengenal Kulaku.biz.id, platform pembuatan toko online instan yang dikembangkan oleh PT Dieng Cyber Indonesia.

Kulaku.biz.id membantu pelaku usaha membuat toko online tanpa harus memahami coding atau pemrograman yang rumit. Platform ini juga menyediakan fitur pendukung, seperti manajemen produk, pengaturan metode pembayaran, dan analitik penjualan. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha dapat mulai membangun toko online sesuai kebutuhan bisnisnya.

Mulai Rapikan Informasi Produk Bisnismu!

Informasi produk yang jelas dapat membantu pelanggan mengenal bisnis dengan lebih mudah. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu memperhatikan cara mereka menyajikan produk di kanal digital. Katalog online dapat menjadi salah satu langkah untuk membuat informasi produk lebih terstruktur. Jika kamu ingin mulai membangun toko online sendiri, Kulaku.biz.id bisa menjadi pilihan untuk dipelajari. Kunjungi Kulaku.biz.id dan cari tahu bagaimana platform ini dapat membantu kebutuhan toko online bisnismu. Mulai rapikan informasi produk dan bangun kehadiran digital bisnismu secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *