sumber.google

Lalu, apa yang membuat hybrid cloud ini menjadi istimewa? Hybrid cloud adalah solusi tepat untuk perusahaan yang membutuhkan  skalabilitas yang tinggi dan keamanan yang ketat.

Pengertian

Hybrid cloud adalah teknologi yang menggabungkan elemen private cloud dan public cloud.

Ini adalah sistem yang akan menguntungkan dari sisi user dan juga internal perusahaan. Mengapa demikian?

Pada prakteknya, hybrid cloud sering diimplementasikan ke dalam beberapa cara seperti berikut ini:

  1. Memisahkan penyedia cloud, untuk menyediakan kedua layanan private dan public cloud sebagai layanan terintegrasi secara langsung.
  2. Penyedia cloud individu akan menawarkan paket hybrid yang lengkap.
  3. Perusahaan yang mengelola private cloud mereka sendiri, dan juga berlangganan layanan public cloud, kemudian mereka akan mengintegrasikannya ke dalam infrastrukturnya.

Secara tidak langsung, dengan menggunakan sistem hybrid cloud perusahaan akan bisa menghemat lebih banyak biaya.

Kelebihan dan Kekurangan Hybrid Cloud

Foto oleh Unsplash

Kelebihan

  1. Perusahaan Memiliki Kendali Kontrol Terstruktur

Dalam hal ini perusahaan bisa lebih leluasa untuk mengelola data penting dan sensitif milik pengguna dan memasukkannya ke database. 

Sementara dari sisi pengguna, keuntungan penggunaan tipe hybrid cloud adalah bisa melakukan monitoring dan mengakses data apa saja yang sudah mereka masukkan ke dalam server.

  • Efisiensi Penyimpanan

Keuntungan lainnya dari menggunakan hybrid cloud adalah bisa mengefisiensi penyimpanan. Pada sistem hybrid cloud sudah terintegrasi langsung oleh private cloud dan public cloud sehingga bisa mendapatkan penyimpanan dengan kapasitas bisa lebih besar.

  • Mendapatkan Support Keamanan

Kelebihan berikutnya dari hybrid cloud adalah perusahaan bisa mendapatkan support keamanan yang lebih ketat.

  • Kecepatan

Kecepatan jaringan menjadi faktor penting dalam mengembangkan sebuah produk aplikasi atau website. Pada teknologi hybrid cloud, memungkinkan penggunanya untuk mengoptimisasi kemampuan dari jaringan ini dan meminimalisir terjadinya latency.

Kekurangan

  1. Biaya yang Lebih Besar

Kekurangan pertama dari sistem hybrid cloud adalah biaya operasionalnya yang lebih besar di awal dari sistem lainnya, terutama jika perusahaan Anda membuat private cloud sendiri. Tapi di sisi lain, sistem hybrid cloud bisa membantu efisiensi jika berada di industri yang tepat dan sesuai dengan kebutuhannya.

  • Kurangnya Visibilitas

Seringkali sistem hybrid cloud justru menyulitkan dalam pengoperasian apabila perusahaan tidak memiliki gambaran yang jelas terhadap sistem tersebut, sehingga di dalam jangka panjang akan menimbulkan isu-isu kritikal dalam perusahaan.

  • Security Complexity

Kekurangan terakhir dari hybrid cloud adalah sistem keamanan yang cukup kompleks karena Anda harus menggabungkan kedua jenis cloud dan saling mengintegrasikannya. dengan jenis cloud ini memiliki perlakuan yang berbeda dan faktor keamanan tidak hanya ditentukan dari kedua cloud, namun dari berbagai platform, server, layanan, dan lain-lain.

Siapa yang Harus Menggunakan Hybrid Cloud?

  1. Pada teknologi hybrid cloud, Anda dapat memanfaatkan fitur-fitur seperti API, sehingga dapat mempercepat proses pengolahan data secara lokal tanpa adanya delay berlebih.  Contohnya, pada sektor kesehatan, fitur tersebut bisa mengolah   informasi medis secara responsif dan cepat melalui cloud yang didukung oleh penyimpanan data secara lokal. Fitur yang terintegrasi tersebut meningkatkan akselerasi dalam inovasi pelayanan perusahaan terhadap konsumen.
  2. Pemanfaatan model hybrid cloud computing ini juga bisa digunakan untuk perusahaan yang memiliki beberapa cabang yang tersebar luas di berbagai daerah terutama jika memiliki regulasi ketat pada sistemnya. Teknologi hybrid cloud bisa membantu perusahaan memiliki sistem penyimpanan data yang terintegrasi melalui konektivitas internet meski dioperasikan di tempat yang berbeda-beda.

bisa Anda gunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis cloud computing apa yang akan digunakan. Selain itu, faktor biaya juga bisa menentukan jenis cloud apa yang akan Anda ambil, jika menggunakan hybrid cloud Anda harus bisa menyiapkan dana yang cukup besar di awal. Tapi, Anda bisa melakukan penghematan dalam operasional tiap bulannya apabila menggunakan teknologi hybrid cloud.

Cara Kerja Hybrid Cloud

Lalu, bagaimana cara kerja teknologi hybrid cloud ini?

Jika Anda sudah menentukan kedua hal tersebut di awal, langkah selanjutnya adalah dengan mempersiapkan alat-alat pemantauan (monitoring tools) untuk jaringan private dan public dan juga mempersiapkan SDM yang kompeten untuk mengawasi sistem ini. Dalam mengelola hybrid cloud, Anda bisa memanfaatkan beberapa aspek seperti:

  1. Hybrid Cloud Management Software

Tools ini berfungsi untuk untuk mengelola private-cloud, public-cloud, multicloud ke hybrid, dengan adanya Hybrid Cloud Management Software ini bisa membuat setiap orang untuk membangun, menggunakan aplikasi, dan mengontrol hybrid environments dengan lebih mudah.

  • Platform as a Service (PaaS)

PaaS memiliki kemampuan secara otomatis untuk melakukan mengkonfigurasi sumber daya infrastruktur pada lingkungan private atau IaaS yang membuat pengelolaan hybrid cloud computing semakin mudah.

  • Vendor-native Hybrid Cloud

Terakhir, menggunakan vendor cloud menawarkan layanan Infrastructure as a Service (IaaS) yang memudahkan perusahaan dalam mengelola komputasi. Layanan IaaS mengembangkan koneksi dari layanan public cloud untuk menuju ke data center.

Kesimpulanya

penggunaan hybrid cloud ini ternyata akan memiliki ketergantungan pada infrastruktur IT perusahaan dan juga penyedia layanan. Baik itu public cloud, private cloud, atau hybrid cloud memiliki fitur dan keunggulan masing-masing yang berbeda

By;Nisa


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Tanya & Beli Program?