Dunia teknologi sedang menyaksikan pergeseran paradigma yang signifikan dalam cara orang membangun aplikasi. Kebutuhan akan solusi digital yang cepat dan kustomisasi yang tinggi telah melahirkan Platform Low-Code/No-Code (LCNC). Oleh karena itu, teknologi ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah revolusi yang memungkinkan pengguna dengan sedikit atau tanpa pengetahuan coding untuk menjadi pencipta aplikasi.
Memahami Perbedaan Mendasar: Low-Code vs. No-Code
Meskipun orang sering menyebut Low-Code dan No-Code bersamaan, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam target pengguna dan tingkat abstraksi. Sebagai contoh, mari kita lihat perbandingan keduanya dalam tabel berikut:
| Fitur | No-Code | Low-Code |
| Target Pengguna | Citizen Developer (Pengguna Bisnis, Analis) | Pengembang Profesional dan Citizen Developer yang mahir |
| Metode Pengembangan | Antarmuka visual drag-and-drop murni. Tidak ada penulisan kode. | Antarmuka visual dengan kemampuan untuk menyuntikkan kode kustom (JavaScript, Python, dll.) |
| Kompleksitas Aplikasi | Aplikasi sederhana, otomatisasi alur kerja, form data. | Aplikasi kompleks, integrasi sistem warisan, backend kustom. |
| Contoh Platform | Webflow, Bubble, Adalo | Mendix, OutSystems, Microsoft Power Apps |
Peran Kunci LCNC dalam Lanskap Digital 2025
Adopsi LCNC didorong oleh dua tantangan utama yang dihadapi perusahaan di seluruh dunia: kecepatan pengembangan dan kekurangan tenaga ahli. Pertama-tama, LCNC membantu mempercepat proses pengembangan (Time-to-Market).
1. Mempercepat Proses Pengembangan (Time-to-Market)
Dalam lingkungan bisnis yang serba cepat, kemampuan untuk meluncurkan aplikasi dalam hitungan hari atau minggu, bukan bulan, adalah keunggulan kompetitif. Dengan demikian, LCNC memungkinkan hal ini melalui beberapa cara:
•Otomatisasi Tugas Berulang: Template siap pakai dan komponen drag-and-drop menghilangkan kebutuhan untuk menulis kode dasar yang berulang.
•Prototyping Cepat: Tim bisnis dapat membuat prototipe fungsional secara instan. Selanjutnya, mereka dapat memvalidasi ide dan melakukan iterasi dengan cepat.
2. Mengatasi Kekurangan Software Engineer
Kekurangan tenaga ahli software engineer yang berkualitas adalah masalah global. Namun demikian, LCNC mengatasi hal ini dengan memberdayakan dua kelompok kunci:
•Memberdayakan Citizen Developer: LCNC memungkinkan karyawan di departemen bisnis (seperti HR, Marketing, atau Operasi) untuk membangun aplikasi internal yang mereka butuhkan sendiri. Akibatnya, hal ini mengurangi beban kerja tim IT dan memungkinkan developer profesional fokus pada proyek-proyek strategis yang kompleks.
•Meningkatkan Produktivitas Developer Profesional: Bagi developer profesional, platform Low-Code berfungsi sebagai akselerator. Artinya, mereka dapat membangun fondasi aplikasi dengan cepat dan hanya menulis kode kustom untuk logika bisnis yang unik.
Prediksi Gartner: LCNC Menguasai Pengembangan Aplikasi
Data dari lembaga riset terkemuka, Gartner, menggarisbawahi pentingnya LCNC. Gartner memprediksi bahwa pada tahun 2025, pengembangan Low-Code/No-Code akan mencakup lebih dari 65% dari seluruh aktivitas pembuatan aplikasi baru di seluruh dunia.
Prediksi ini menunjukkan pergeseran dramatis dari pengembangan tradisional (hand-coding) ke pendekatan visual. Selain itu, pertumbuhan ini didorong oleh faktor-faktor berikut:
•Kebutuhan Transformasi Digital: Perusahaan harus mendigitalkan proses mereka dengan cepat untuk tetap relevan.
•Integrasi AI: Platform LCNC semakin terintegrasi dengan AI untuk otomatisasi yang lebih cerdas dan kemampuan code generation.
•Pertumbuhan Pasar: Pasar global LCNC diperkirakan akan terus tumbuh secara eksponensial, mencapai puluhan miliar dolar dalam beberapa tahun ke depan. Faktanya, pertumbuhan ini menunjukkan betapa pentingnya LCNC.
Kesimpulan: Masa Depan Pengembangan Aplikasi
Platform Low-Code/No-Code adalah masa depan pengembangan aplikasi. Perlu ditekankan bahwa platform ini tidak bertujuan untuk menggantikan software engineer, melainkan untuk mengubah peran mereka dari penulis kode menjadi arsitek solusi yang berfokus pada integrasi dan logika bisnis yang kompleks. Oleh karena itu, dengan memberdayakan citizen developer dan mempercepat time-to-market, LCNC adalah kunci bagi perusahaan yang ingin mencapai kelincahan digital dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Singkatnya, LCNC adalah solusi yang tak terhindarkan.
-𝘴𝘯
