Pada tahun 2025, teknologi chipset smartphone berkembang dengan sangat cepat. Dua chipset yang paling menarik perhatian adalah Qualcomm Snapdragon 8 Gen 4 dan MediaTek Dimensity 9400. Keduanya menawarkan kemampuan AI yang jauh lebih kuat, performa tinggi, serta efisiensi daya yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 4

Snapdragon 8 Gen 4 hadir dengan proses fabrikasi 4nm buatan TSMC. Chipset ini memakai konfigurasi CPU yang terdiri dari satu inti Cortex-X4 3,2 GHz, tiga inti Cortex-A720 3,0 GHz, dan lima inti Cortex-A720 efisien. Berkat kombinasi tersebut, performanya meningkat namun tetap hemat daya.
Selain itu, GPU Adreno 825 membawa peningkatan grafis hingga 49%. Chipset ini juga mendukung ray tracing dan teknologi gambar Adreno Image Motion Engine 2.0 sehingga kualitas visual pada game menjadi lebih realistis.
Untuk kemampuan AI, Snapdragon 8 Gen 4 mengandalkan Hexagon NPU terbaru. Unit ini memproses AI 44% lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Dengan begitu, smartphone dapat menjalankan fitur-fitur seperti pengoptimalan kamera real-time, asisten suara yang responsif, serta prediksi pengetikan yang lebih akurat.
Tidak hanya itu, chipset ini juga menghadirkan konektivitas kelas atas melalui modem 5G Snapdragon X75, WiFi 7, Bluetooth 6.0, penyimpanan UFS 4.0, serta RAM LPDDR5X. Kombinasi fitur tersebut membuat Snapdragon 8 Gen 4 ideal untuk smartphone flagship yang menuntut performa tinggi, gaming, dan efisiensi baterai sekaligus.
MediaTek Dimensity 9400

MediaTek membalas persaingan dengan meluncurkan Dimensity 9400, chipset dengan arsitektur All Big Core. Chipset ini terdiri dari satu inti Cortex-X925 berkecepatan 3,73 GHz, tiga inti Cortex-X4, dan empat inti Cortex-A720. Arsitektur ini memberikan kinerja tinggi tanpa mengorbankan konsumsi daya.
Kemampuan AI-nya juga sangat kuat. Dimensity 9400 menggunakan MediaTek NPU 890, yang mendukung pemrosesan Large Language Models (LLM) terbaru. Fitur Speculative Decoding+ meningkatkan kecepatan inferensi AI hingga 20%, sehingga proses AI berjalan lebih cepat.
Selain itu, MediaTek menyediakan Agentic AI Engine yang memudahkan pengembang membuat aplikasi AI yang dapat bekerja secara mandiri langsung pada perangkat. Fitur-fitur seperti pengenalan wajah cepat, asisten digital adaptif, dan peningkatan kualitas gambar menjadi lebih optimal.
Dimensity 9400 juga menawarkan daya tahan baterai yang baik, performa multitasking stabil, serta pengalaman gaming yang lancar. Chipset ini cocok untuk smartphone kelas menengah hingga premium yang membutuhkan performa AI dan grafis yang kuat.
Dampak Kemajuan AI pada Smartphone 2025
Integrasi AI pada kedua chipset ini membawa perubahan besar pada smartphone modern. Berkat AI on-device, berbagai pemrosesan bisa berjalan langsung di perangkat tanpa koneksi internet. Selain lebih cepat, proses ini juga menjaga privasi karena data tidak perlu dikirim ke server cloud.
Selain itu, AI meningkatkan pengalaman pengguna dalam banyak aspek, seperti:
- kamera yang mengoptimalkan foto secara real-time
- asisten digital yang lebih pintar dan responsif
- pengenalan suara dengan akurasi lebih tinggi
- performa gaming yang lebih mulus dengan grafis realistis
- konektivitas 5G dan WiFi 7 yang stabil dan cepat
Dengan semua peningkatan ini, smartphone tahun 2025 tidak hanya menjadi lebih cepat, tetapi juga lebih pintar dan personal. Chipset seperti Snapdragon 8 Gen 4 dan Dimensity 9400 membantu pengguna mendapatkan pengalaman sehari-hari yang lebih efisien, adaptif, dan menyenangkan.
Sumber ;
KompasTekno (September 2025) – “Snapdragon 8 Gen 4 Resmi Dirilis, Chipset AI untuk HP Masa Depan.”
DetikInet (Agustus 2025) – “MediaTek Dimensity 9400 Punya Tenaga AI Super Canggih.”

