
Microsoft Disk Operating System (MS-DOS), yang pertama kali dirilis pada 1981, adalah tonggak penting dalam evolusi teknologi komputer. Banyak yang menganggapnya sebagai artefak teknologi usang, tetapi MS-DOS adalah lebih dari sekadar sistem operasi kuno.
Banyak yang tidak menyadari bahwa kesuksesan awal Microsoft Windows tidak terlepas dari peran MS-DOS. Ketika Windows 1.0 dirilis pada 1985, ia berjalan di atas MS-DOS sebagai lapisan grafis tambahan. Bahkan hingga Windows 95, jejak MS-DOS masih terlihat. Sebelum komputer booting ke antarmuka Windows, pengguna akan melihat prompt MS-DOS.
Faktanya, Windows 95 dan Windows 98 sebenarnya masih “bergantung” pada MS-DOS untuk banyak tugas inti. Baru pada Windows XP pada tahun 2001, Microsoft sepenuhnya meninggalkan ketergantungan terhadap DOS.
Meskipun sistem operasi yang lebih canggih telah menggantikan MS-DOS, warisannya tetap bertahan hingga kini. Ia adalah fondasi dari banyak inovasi teknologi yang kita nikmati hari ini. Dari dunia gaming hingga perangkat lunak bisnis, jejak MS-DOS tetap ada di banyak tempat yang tak terduga.
Bagi para pecinta teknologi, mempelajari MS-DOS adalah seperti membuka cerita lama penting yang mengajarkan prinsip dasar pengembangan perangkat lunak dan sistem operasi. Sebuah pengingat bahwa, di tengah segala kemajuan, masa lalu selalu memiliki tempat istimewa dalam perjalanan teknologi.
Editor : Izzul F