Edge computing adalah sebuah server perantara antara server inti yang tersimpan di cloud atau pusat data milik perusahaan dengan perangkat Internet of Things (Iot) yang terhubung. Teknologi ini dirancang untuk menempatkan aplikasi dan pusat data analisis lebih dekat ke server dan penggunanya. Perkembangan teknologi terjadi begitu cepat. Setelah kita disodorkan dengan kecanggihan komputasi awan atau cloud computing untuk menggantikan server data konvensional, sekarang muncul lagi teknologi data center terbaru yang disebut dengan komputasi tepi.
- Memungkinkan Perusahaan Memiliki Server yang Tersebar
Lin menjelaskan, teknologi edge computing ini memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan dengan cloud, di mana cloud computing memiliki keterbatasan bandwidth dan memiliki proses pengolahan data yang lambat.Dengan kecanggihan teknologi ini, sambungnya, memungkinkan setiap perusahaan yang memiliki banyak cabang di berbagai daerah untuk mengelola data perangkatnya dengan cepat sehingga terhindar dari masalah downtime secara signifikan dan bandwidth yang terbatas.
- Potensi Pasar yang Besar
Untuk itu, dia mengatakan bahwa teknologi sistem ini akan memiliki pangsa pasar yang besar di dunia. Karena, teknologi yang ditawarkan oleh edge computing dapat menjadi solusi dari berbagai persoalan industri di dunia yang berkaitan dengan penggunaan IoT.
- Menuju Revolusi Industri 4.0
Lebih jauh Lin menyebutkan bahwa penggunaan edge computing akan mempercepat transformasi digital menuju revolusi industri 4.0, di mana komputasi tepi ini dapat diintegrasikan dengan berbagai industri manufaktur di sektor-sektor energi, ritel, minyak dan gas, transportasi, farmasi, dan kota pintar atau smart city.
- Edge Computing Mempersempit Masa Downtime
Lin menjelaskan, platform edge computing ini akan memungkinkan perusahaan untuk mencapai kinerja maksimal dan menghilangkan downtime atau masa tunggu dari pemrosesan data yang akan sangat berguna sekali untuk membantu perkembangan bisnis perusahaan.“Edge computing membantu lebih banyak pelanggan dari berbagai vertikal bisnis, seperti perusahaan manufaktur dan infrastruktur agar menuai kesuksesan dengan teknologi ini,” katanya.
0 Komentar