Oleh: Editor Yuda | 18 Desember 2025
Perdebatan di media sosial minggu ini sangat panas mengenai Gemini 3 Pro vs GPT-5.2. Kubu merah (OpenAI) dan kubu biru (Google) saling melempar tangkapan layar terminal, memamerkan siapa yang paling cepat membangun aplikasi full-stack.
Dalam artikel perbandingan Gemini 3 Pro vs GPT-5.2 ini, kami telah menghabiskan 48 jam nonstop menguji kedua model untuk tugas software engineering dunia nyata. Apakah Anda tim Google atau tim OpenAI? Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda.

Spesifikasi di Atas Kertas
Sebelum masuk ke pengujian lapangan, mari lihat data teknis yang dirilis oleh Google DeepMind dan OpenAI bulan ini:
| Fitur | Gemini 3 Pro (Google) | GPT-5.2 (OpenAI) |
| Context Window | 10 Juta Token | 2 Juta Token |
| Kecepatan | Lightning Fast | Deliberate (Berpikir dulu) |
| Visual Input | Native Video | Image/Screenshot |
Ronde 1: Menangani Legacy Code
Tantangan pertama dalam duel Gemini 3 Pro vs GPT-5.2 adalah refactoring kode lama. Kami memberikan repositori “Spaghetti Code” PHP (50.000 baris) untuk mencari memory leak.
- Gemini 3 Pro: Menang telak. Dengan context window 10 juta token, ia “melahap” seluruh repo dan menemukan bug di
utils.jsdalam 45 detik. - GPT-5.2: Masih kesulitan dengan batas token. Meskipun logikanya tajam, ia butuh panduan manual untuk memilih file.
Ronde 2: Logika Kompleks & Arsitektur
Bagaimana jika kita membangun fitur baru dari nol? Kami meminta keduanya membuat sistem otentikasi Rust.
Di sinilah OpenAI menunjukkan taringnya. GPT-5.2 menggunakan “System 2 Thinking” untuk merencanakan struktur database sebelum menulis kode. Hasilnya 99% berjalan sempurna tanpa error, berbeda dengan Gemini yang sempat mengalami halusinasi pada library usang.

Ronde 3: Kemampuan “Agentic”
Tren terbesar di Desember 2025 adalah Agentic AI. Siapa yang bisa bekerja sendiri?
- Gemini 3 Pro: Memberikan solusi kode yang benar, tapi Anda harus copy-paste sendiri.
- GPT-5.2: Melalui integrasi terminal, dia bisa mengedit file, menjalankan tes, dan memperbaiki error sendiri.
Untuk Anda yang ingin meningkatkan produktivitas, kemampuan otonom GPT-5.2 ini adalah game changer.
Kesimpulan: Siapa Pemenangnya?
Skor akhir seri: 2 – 2. Pilihan antara Gemini 3 Pro vs GPT-5.2 sangat tergantung kebutuhan Anda:
- Pilih Gemini 3 Pro jika Anda butuh membaca kode dalam jumlah masif dan visual input.
- Pilih GPT-5.2 jika Anda membangun arsitektur kompleks dan butuh asisten otonom.
Jadi, dalam persaingan Gemini 3 Pro vs GPT-5.2, tidak ada raja tunggal—yang ada hanyalah alat yang tepat untuk tugas yang tepat.
