Belajar Codeigniter danPanduan Lengkap Instalasi dan Konfigurasi CodeIgniter di Web Server

Masih seputar codeigniter sebagai lanjutan dari artikel saya sebelumnya. Mungkin ada diantara anda yang belum pahamPengertian Framework CodeIgniter dan Kelebihannya. Namun jika anda sudah paham tentang materimanya jangan buang-buang waktu Anda lanjut saja dengan materi ini.

Kali ini topik yang akan kita bahas adalah cara instalasi dan konfigurasi dasar codeigniter pada web server. Meskipun sudah banyak artikel yang membahas topik ini tapi setelah Anda membaca dan mengikuti panduan artikel ini, anda akan bisa langsung ke tahap selanjutnya dalam proses pembuatan website biasanya tahap desain.

Sebelum kita mulai alangkah baiknya jika kita siapkan kopi atau teh… Ok mari kita mulai dari pembahasan pertama.

1. Persiapan

Sebelum menginstall codeigniter pada komputer kita terlebih dahulu sudah ada dan wajib ada program Web Server serta program text editor. Jika anda sudah memilikinya silahkan lanjut ke tahap kedua. Bagi yang belum ikuti langkah berikut:

  • Download dan install Web Server.
    Anda bisa pilih beberapa modul web server yang ada seperti: XAMPP, WampServer, AppServ dan lain-lain. Untuk mendapatkan Setupnya silahkan kunjungi situs resminya.

    Bagaimana cara installnya? Cukup mudah hampir sama dengan instalasi kebanyakan software lainnya.

 

  • Download dan install program text editor.
    Meskipun Ms. Windows sudah menyediakan aplikasi text editor dalam hal ini adalahnotepade tapi ini tidak cukup baik untuk digunakan dalam pembuatan coding program.

    Ada banyak pilihan yang bisa anda gunakan, namun sebagai alternatif program editor yang pernah saya pakai adalahNotepade++ dan Sublime Text 3. Perlu di ketahui bahwa Notepade++ bersifat free dan Sublime Text bersifat free trial.

Sudah berhasil install modul Web Server dan program text editor? Jika ada kendala sampaikan lewat komentar.

2. Instalasi CodeIgniter

Pada tahap pertama kita sudah install modul web server silahkan anda buka aplikasinya dan jalankan service Apache dan MySQL. Sekarang kita lanjut ke proses instalasi codeigniter di web server caranya cukup mudah. Ikuti langkah berikut:

  • Download codeigniter di situs resminya melalui linkhttps://www.codeigniter.com/downloaddownload yang versi 3.x.
  • Extract hasil download ke direktori root web server anda. Untuk yang menggunakan XAMPPC:\xampp\htdoc\ dan untuk anda yang menggunakan WampServer C:\wamp\www\
  • Sebaiknya rename nama folder untuk mempermudah anda mengingatnya. Misalnya saya rename menjadibelajarci, anda bisa menggunakan nama yang lain.
  • Sampai di sini anda telah berhasil pada tahap instalasi codeigniter. Mudah bukan? Bagaimana hasilnya? Silahkan buka web browser anda dan buka linkhttp://localhost/belajarci/. Gantibelajarci dengan nama folder yang anda gunakan. Hasilnya seperti gambar berikut:

Ok tahap instalasi Codeigniter pada web server sudah selesai tapi jangan beranjak dulu, masih ada tahap selanjutnya yang penting anda lakukan setelah install codeigniter.

3. Konfigurasi CodeIgniter

Setelah tahap instalasi selesai maka anda harus melakukan konfigurasi awal atau dasar untuk optimasi website codeigniter yang akan anda buat. Untuk melakukan konfigurasi ini kita akan gunakan program text editor yang telah kita install pada tahap pertama di atas. Editor yang saya gunakan adalah Notepade++.

Ada empat file konfigurasi codeigniter yang akan kita ubah, keempat file ini terletak pada folder C:\wamp\www\belajarci\application\config\untuk anda yang menggunakan XAMPP tinggal disesuaikan saja. Di dalam folder config ada banyak file namun yang akan kita bahas cuman empat. Simak penjelasannya di bawah sambil praktekkan:

a. Config.php

File config.php ini berisi file yang mengatur konfigurasi codeigniter. Isinya cukup banyak tapi lebih banyak komentarnya, komentar ini tujuannya sebagai penjelasan dari coding di bawahnya. Apa saja yang harus di ubah? Ikuti langkah-langkah berikut:

  • Base Site URL
    Pada baris 26 perhatikan coding

$config[‘base_url’] = ;

silahkan lengkapi codenya menjadi seperti ini

$config[‘base_url’] = ‘http://localhost/belajarci/’;

ganti belajarci dengan nama folder web anda.

  • Encryption Key
    Pada baris 317 perhatikan coding

$config[‘encryption_key’] = ;

silahkan isi dengan sembarang karakter dengan kombinasi huruf dan angka, huruf besar dan kecil atau bisa menggunakan tools random keygen (http://randomkeygen.com/). Hasilnya akan seperti ini

$config[‘encryption_key’] =’Dp9DMThD1Fptbc741775igQNA8ASn1oA’;

b. Routes.php

File routes.php ini berfungsi untuk mencari default controller yang akan di tampilkan ketika kita membuka halaman utama website dan mencari controller yang akan di tampilkan ketika terjadi error 404. Untuk lebih jelasnya silahkan buka file routes.php dan pada baris 52 dan 53 ada coding seperti berikut:

52. $route[‘default_controller’] = ‘welcome’;
53. $route[‘404_override’] = ;

Sekarang coba ganti

welcome dengan home dan baris 53 isi variabelya dengan error404 sehingga codingnya berubah seperti berikut: 52. $route[‘default_controller’] = ‘home’;
53. $route[‘404_override’] = ‘error404’;

Sudah diganti? Sekarang periksa website anda di web browser dengan membuka link

http://localhost/belajarci/, apa yang terjadi? Bagaimana ini bisa terjadi akan saya jelaskan pada tahap ke empat jadi fokus ke konfigurasi dulu.

c. Autoload.php

File autoload.php ini berfungsi untuk menginialisasi libarari, helper dan model secara otomatis setiap kali website dijalankan. Selain itu masih ada item lain yang bisa kita load secara otomatis dapat anda lihat pada code berikut:

<?php
defined(‘BASEPATH’) OR exit(‘No direct script access allowed’);
$autoload[‘packages’] = array();
$autoload[‘libraries’] = array();
$autoload[‘drivers’] = array();
$autoload[‘helper’] = array();
$autoload[‘config’] = array();
$autoload[‘language’] = array();
$autoload[‘model’] = array();

Coding di atas merupakan isi dari file autoload.php yang telah saya hapus bagian komentarnya. Nah bagaimana cara penggunaannya? Misalnya kita akan load secara otomatis librari session dan helper url maka pada bagian $autoload[‘libraries’] = array(); kita tambahkan ke dalam array menjadi $autoload[‘libraries’] = array(‘session’);begitupun untuk helper url. Sehingga pada file autoload.php akan seperti berikut:

<?php
defined(‘BASEPATH’) OR exit(‘No direct script access allowed’);
$autoload[‘packages’] = array();
$autoload[‘libraries’] = array(‘session’,’database’);
$autoload[‘drivers’] = array();
$autoload[‘helper’] = array(‘url’);
$autoload[‘config’] = array();
$autoload[‘language’] = array();
$autoload[‘model’] = array();

Pada coding di atas baris 4 saya tambahkan juga librari database untuk di load secara otomatis sebagai contoh jika kita ingin load lebih dari satu.

d. Database.php

File database.php ini berfungsi sebagai koneksi databse ke codeigniter. Perhatikan pada baris 78-81, silahkan isi sesuai dengan coding berikut ini:

‘hostname’ => ‘localhost’,
‘username’ => ‘root’,
‘password’ => ,
‘database’ => ‘db_belajarci’,

Warning!!! Username dan password isi dengan username dan password database anda.

Karena kita telah mengisi konfigurasi database.php maka kita harus membuat databasenya dulu dengan nama database . Belum tahu cara membuat database di phpMyAdmin?

4. Bekerja dengan CodeIgniter

CodeIgniter menggunakan konsep MVC (Model View Controller). Apa itu MVC? MVC sudah saya bahas pada artikel sebelumnya (linknya ada di awal artikel ini).

Sudah paham kan dengan konsep MVC? Ok sekarang kita lanjut!

Di bagian konfigurasi routes.php di atas tadi kita ubahdefault_controller “welcome” menjadi “home” dan ini menyebabkan website kita error 404 (Page Not Found).

Mengapa demikian? Hal ini karena codeigniter mencari controller home yang kita atur sebagai default controller yang di panggil untuk halaman utama, namaun kita belum membuat controller home sehingga halaman website kita tidak ditemukan. Maka dari itu mari kita buat contoller home tersebut.

Caranya copy dan paste coding brikut ke notepade++

1. <?php
2. defined(‘BASEPATH’) OR exit(‘No direct script access allowed’);
3.
4. class Home extends CI_Controller {
5.     public function index() {
6.         $this->load->view(‘v_home’);
7.     }
8. }

Perhatikan pada baris ke empat Class Home extends CI_Controller {, kata Home menandakan nama controller yang akan kita buat.

Warning!!! Huruf pertama nama controller menggunakan huruf kapital.

Sekarang simpan coding di atas dengan nama file Home.php diC:\wamp\www\belajarci\application\controllers. Ingat huruf pertama harus menggunakan huruf kapital.

Coba anda reload kembali web yang kita buat! Hasilnya seperti gambar berikut: Loh! Kok masih error? Tenang kita lakukan tahap pertahap. Kalau website anda juga error seperti gambar di atas berarti Anda telah berhasil membuat controller Home.

Sekarang balik lagi ke coding Home.php (Controller Home) perhatikan baris ke-6 $this->load->view(‘v_home’); tujuan script ini adalah memanggil view. View yang dipanggil adalah v_home, jadi sistem akan mencari file v_home.php yang terdapat pada folder application/views. Coba anda buka folder tersebut dan cari file v_home.php. Tidak ada bukan? Maka dari itulah terjadi error seperti pada gambar di atas.

Sekarang mari kita buat view v_home, buat file baru di notepade++ dan copy-paste coding berikut:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar CodeIgniter</title>
</head>
<body>
<h1>CodeIgniter Rocks</h1>
<p>CodeIgniter adalah framework PHP yang kuat dengan footprint yang sangat kecil, dibangun untuk pengembang yang membutuhkan toolkit sederhana dan elegan untuk membuat aplikasi web dengan fitur lengkap.</p>
</body>
</html>

Simpan di folder application/views dengan nama file v_home.php. Setelah anda simpan buka web yang kita buat dan reload. Bagaimana hasilnya apakah masih error?

Jika sudah tidak error berarti sudah selesai. Jika ada kendala dengan mengikuti panduan ini silahkan sampaikan lewat form komentar.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Tanya & Beli Program?